Beritane.com – Laga penentuan juara Grup D Piala Sudirman 2025 menyajikan pertandingan seru antara Indonesia melawan Denmark.
Meski sempat tertinggal 0-1, Tim Merah Putih berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 berkat kemenangan dramatis tunggal putra muda Alwi Farhan atas pemain top dunia, Anders Antonsen.
Bertanding di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Kamis (1/5/2025) pagi WIB, Alwi Farhan tampil luar biasa dalam duel sengit yang berlangsung selama 1 jam 18 menit.
Lewat pertarungan rubber game, Alwi menang dengan skor 21-17, 15-21, dan 21-17. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Indonesia setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Pada gim pertama, pertandingan berjalan ketat. Alwi Farhan, yang masih berusia 19 tahun, sempat tertinggal namun mampu membalikkan keadaan.
Setelah mengejar hingga kedudukan 8-9, Alwi mencetak tiga poin beruntun dan unggul 11-9 di interval pertama.
Ia terus memperlebar jarak menjadi 16-12 lewat permainan agresif dan reli panjang. Meski mendapat tekanan dari Antonsen, Alwi sukses mengamankan gim pertama dengan skor 21-17.
Di gim kedua, Alwi sempat menunjukkan dominasi awal dengan keunggulan 8-5. Namun, Antonsen yang merupakan pemain peringkat tiga dunia, berhasil mengambil alih kontrol permainan.
Ia membalikkan skor menjadi 11-10 di interval, dan kemudian melanjutkan dominasinya untuk menang 21-15 atas Alwi di gim kedua.
Penentuan berlangsung panas di gim ketiga. Skor terus berjalan ketat hingga imbang 9-9.
Setelah tertinggal 9-11 di interval, Alwi Farhan menunjukkan mental juara dengan tampil lebih tenang dan agresif. Ia berhasil mencetak poin-poin penting dan menyelesaikan pertandingan dengan skor akhir 21-17.
Kemenangan Alwi Farhan tidak hanya menyamakan kedudukan tim Indonesia melawan Denmark, tetapi juga menunjukkan bahwa pemain muda berbakat ini layak diperhitungkan di kancah bulu tangkis dunia.
Sebagai pemain binaan PB Exist, pencapaiannya menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya yang masih panjang.
Penampilan gemilang Alwi juga menjadi motivasi bagi sektor lain di tim Indonesia yang akan bertanding di partai-partai berikutnya.
Keberhasilannya menumbangkan salah satu pemain elite dunia membawa semangat baru dalam perjuangan Indonesia di Piala Sudirman 2025.









