Paspor Indonesia Masih Tertinggal di Asia Tenggara, Begini Peringkatnya

Desain Baru Paspor Indonesia

Beritane.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Indonesia baru saja meluncurkan desain terbaru untuk paspor Indonesia.

Peluncuran desain paspor baru ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia pada Sabtu (17/8/2024).

Desain baru ini mengubah warna paspor dari hijau menjadi merah dengan tema budaya Nusantara, dan direncanakan mulai digunakan pada 17 Agustus 2025.

Paspor terbaru ini juga akan dilengkapi dengan teknologi keamanan mutakhir.

Namun, seberapa kuat paspor Indonesia jika dibandingkan dengan paspor negara lain di Asia dan ASEAN saat ini?

Berdasarkan informasi dari The Passport Index per Selasa (20/8), paspor Indonesia menempati peringkat ke-57 dalam hal kekuatan paspor global.

Paspor Indonesia memungkinkan pemegangnya untuk mengunjungi 49 negara tanpa visa, 42 negara dengan visa saat kedatangan, dan memerlukan visa untuk 107 negara.

Di Asia dan dunia, paspor dengan kekuatan tertinggi saat ini adalah milik Uni Emirat Arab (UEA), yang memungkinkan akses bebas visa ke 134 negara, visa kedatangan ke 45 negara, dan hanya memerlukan visa untuk 19 negara.

Negara-negara lain dengan peringkat tinggi termasuk Spanyol, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Swiss.

Di Asia Tenggara, Singapura memegang posisi teratas dengan paspor yang memberikan akses bebas visa ke 138 negara, visa kedatangan ke 36 negara, dan visa diperlukan untuk 24 negara.

Malaysia berada di posisi kedua dengan peringkat 11 global, memungkinkan akses bebas visa ke 125 negara.

Sementara itu, paspor Indonesia berada di peringkat 6 di kawasan ASEAN, masih kalah dari Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Berikut adalah peringkat paspor di Asia Tenggara:

  1. Singapura: Peringkat 6 global
  2. Malaysia: Peringkat 11 global
  3. Brunei Darussalam: Peringkat 18 global
  4. Timor Leste: Peringkat 49 global
  5. Thailand: Peringkat 54 global
  6. Indonesia: Peringkat 57 global
  7. Filipina: Peringkat 68 global
  8. Vietnam: Peringkat 77 global
  9. Kamboja: Peringkat 78 global
  10. Laos: Peringkat 84 global
  11. Myanmar: Peringkat 88 global

Menurut informasi dari Indonesiabaik, kekuatan paspor suatu negara dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk hubungan bilateral antara negara tersebut dengan negara lain, jumlah penduduk, dan faktor keamanan.

Negara dengan hubungan baik cenderung memiliki akses bebas visa yang lebih luas, sedangkan negara dengan populasi padat atau masalah keamanan mungkin mengalami kendala dalam memperoleh akses bebas visa.

Exit mobile version