Beritane.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan izin kepada influencer untuk mempromosikan aset kripto di Indonesia, dengan syarat bahwa promosi tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa promosi oleh influencer harus dilakukan dengan tanggung jawab.
Influencer hanya dapat mempromosikan kripto jika bekerja sama dengan penyelenggara yang sudah terdaftar resmi di OJK dan fokus pada edukasi, bukan mendorong investasi pada aset kripto tertentu.
Seiring dengan kebijakan ini, industri kripto di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), nilai transaksi aset kripto mencapai Rp301,75 triliun dalam periode Januari hingga Juni 2024, dengan 20,24 juta pelanggan terdaftar.
Keputusan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor kripto sekaligus memastikan perlindungan yang memadai bagi masyarakat.
CEO Indodax, Oscar Darmawan, menyambut baik langkah regulator ini sebagai upaya positif untuk meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan influencer dalam mempromosikan aset kripto dapat menjadi alat yang efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang banyak mengakses informasi melalui media sosial.
Oscar Darmawan juga menekankan pentingnya etika dalam promosi aset kripto. Ia menegaskan bahwa influencer harus memastikan informasi yang disampaikan adalah jelas dan bertanggung jawab.
“Penting bagi influencer untuk memberikan informasi yang tidak hanya menarik tetapi juga mendidik dan tidak menyesatkan. Kami di Indodax mendukung upaya yang menjamin edukasi dan informasi yang tepat kepada publik,” ujar Oscar pada Jumat (16/8/2024).
Oscar berharap dengan adanya regulasi yang jelas dari OJK, kepercayaan terhadap industri kripto akan meningkat.
Ia juga menekankan perlunya pengawasan terhadap informasi yang disebarkan oleh influencer untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat yang dapat merugikan masyarakat dan menurunkan kepercayaan terhadap industri kripto.
“Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi sangat penting untuk membangun ekosistem kripto yang sehat. Dengan bekerja sama dengan regulator dan mematuhi pedoman yang telah ditetapkan, kami yakin industri kripto di Indonesia akan terus berkembang secara positif dan berkelanjutan,” tutup Oscar.
Langkah ini, menurut Oscar, diharapkan dapat memperkuat citra industri kripto sebagai bagian dari sistem keuangan yang teratur dan diawasi dengan baik.












