Marc Marquez Catat Sejarah Baru Usai Raih Kemenangan di MotoGP San Marino 2024

Marc Marquez Raih Kemenangan di MotoGP San Marino 2024
Marc Marquez Raih Kemenangan di MotoGP San Marino 2024. (Foto:Gresini Racing)

Beritane.comMarc Marquez, pembalap Gresini Racing, membuat sejarah baru setelah meraih kemenangan di MotoGP San Marino 2024 yang berlangsung di Sirkuit Misano pada Minggu (8/9/2024).

Ini adalah kemenangan kedua berturut-turut Marquez di MotoGP 2024, setelah sebelumnya menjuarai MotoGP Aragon di Sirkuit Aragon.

Marquez mencatatkan waktu tercepat 41 menit 52,083 detik untuk memenangkan balapan tersebut, dengan Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini meraih posisi kedua dan ketiga secara berurutan.

Kemenangan ini mencatatkan rekor baru di MotoGP, karena sebelum Marquez, tidak ada pembalap yang mampu menang di Misano setelah memulai balapan dari luar posisi delapan.

Marquez menjadi yang pertama meraih kemenangan di Misano setelah start dari posisi kesembilan. Pembalap berusia 31 tahun ini berhasil naik ke posisi ketujuh setelah melewati tikungan 3.

Kecelakaan yang dialami Pedro Acosta dan Franco Morbidelli memberikan keuntungan tambahan bagi Marquez, yang juga naik ke posisi kelima setelah Jorge Martin mengganti motornya pada lap 7.

Marquez memimpin balapan pada lap 8 setelah menyalip Brad Binder dan Pecco Bagnaia, dan akhirnya memenangkan balapan dengan keunggulan lebih dari 3 detik dari Bagnaia.

Francesco Bagnaia dan Keputusan Cerdas dalam Kondisi Hujan

Francesco Bagnaia, meskipun tidak meraih kemenangan, merasa puas dengan hasil sebagai runner-up di MotoGP San Marino.

Bagnaia berhasil memangkas jarak poin dengan pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin dari Prima Pramac, berkat keputusan strategisnya di tengah balapan.

Saat gerimis muncul dan trek mulai basah, Jorge Martin memilih untuk mengganti motornya dengan setelan ban basah.

Bagnaia, yang melaju di depan Martin, memutuskan untuk tetap menggunakan ban slick, mengingat hujan hanya bersifat sementara. Keputusan ini terbukti tepat karena hujan berhenti dan trek tetap basah.

Martin harus kembali ke pit untuk mengganti motornya dan akhirnya finis di posisi ke-15. Sebaliknya, Bagnaia berhasil mempertahankan posisi dan finis di podium kedua di belakang Marquez.

Bagnaia mengungkapkan bahwa ia menggunakan intuisi dan pengalaman lokalnya untuk membuat keputusan tersebut. Rekan setimnya, Enea Bastianini, juga memilih untuk tetap di lintasan dan finis di posisi ketiga.

Marc Marquez Ikuti Strategi Pembalap Italia

Marquez mengikuti strategi Bagnaia dan Bastianini dengan tetap di lintasan saat kondisi cuaca tidak menentu.

Dia berkomentar, “Saya mengikuti jejak pembalap lokal, karena mereka tahu lebih baik. Mereka tetap di luar, jadi saya juga mengikuti keputusan mereka.”

Dengan kemenangan ini, Bagnaia kini hanya terpaut 7 poin dari Martin di puncak klasemen MotoGP 2024, mengurangi jarak dari 26 poin sebelum balapan.

Marquez, dengan dua kemenangan beruntun, juga menjadi ancaman serius dengan performa yang semakin meningkat.

Bagnaia menyadari betapa cepatnya perubahan dalam kejuaraan, “Segalanya bisa berubah dengan cepat. Marquez dan Bastianini adalah pesaing serius. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk tetap kompetitif.”

Dengan hasil ini, persaingan di klasemen MotoGP 2024 semakin ketat, menjanjikan pertarungan sengit di sisa musim.

Exit mobile version