Beritane.com – Kopi adalah salah satu minuman paling populer di seluruh dunia, dengan penggemar yang terbagi antara mereka yang lebih suka kopi panas dan yang lebih menyukai kopi dingin.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, mana yang lebih sehat antara kedua jenis kopi ini?
Para penikmat kopi memiliki berbagai preferensi—beberapa lebih suka kopi hitam yang disajikan panas, sementara yang lain lebih menyukai kopi susu atau kopi dingin yang dianggap lebih ringan dan menyegarkan. Pertanyaannya adalah, apakah kopi panas atau es kopi lebih bermanfaat bagi kesehatan?
Menurut Dr. Majid Basit, seorang ahli jantung dari Texas, AS, tidak banyak penelitian yang secara khusus membandingkan manfaat kesehatan dari kopi panas dan es kopi. Meski demikian, Dr. Basit mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang perlu diperhatikan.
“Kopi panas umumnya mengandung lebih banyak antioksidan, yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan,” jelasnya seperti dikutip pada, Rabu (7/8/2024).
Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2018 di jurnal Scientific Reports mendukung klaim ini.
Peneliti dari Universitas Thomas Jefferson menemukan bahwa kopi panas memiliki konsentrasi antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan kopi seduh dingin (cold brew), yang dapat membantu melawan kerusakan sel.
Namun, bagaimana dengan kandungan kafein? Apakah kopi panas atau kopi dingin mengandung lebih banyak kafein? Jawabannya tidak sederhana karena kadar kafein bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis biji kopi yang digunakan.
Penelitian yang dilakukan oleh American Chemical Society pada tahun 2020 menunjukkan bahwa metode seduh panas cenderung menghasilkan kadar kafein yang sedikit lebih tinggi dibandingkan metode seduh dingin.
Namun, perbedaannya tidak cukup signifikan untuk membuat perbedaan besar dalam efek kafein pada tubuh.
Dr. Basit menjelaskan bahwa kafein dalam kopi memiliki efek baik dan buruk. “Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi, tetapi juga dapat meningkatkan produksi asam lambung yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada sebagian orang,” katanya.
Selain itu, konsumsi kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, tekanan darah, dan detak jantung, serta mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium, yang dapat mempengaruhi kepadatan tulang.
Kesimpulannya, secangkir kopi panas mungkin memberikan sedikit lebih banyak antioksidan dibandingkan es kopi. Namun, dari segi kandungan kafein, kedua jenis kopi tersebut hampir setara.
Pada akhirnya, baik kopi panas maupun es kopi dapat memberikan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan bijak dan sesuai kebutuhan.
