beritane.com
beritane.com

Kisah Haru Ye Zhaoying: Pengaturan Skor dan Pengasingan Setelah Olimpiade Sydney 2000

Avatar photo
Kisah Ye Zhaoying Rival Susi Susanti

Beritane.com – Kisah emosional tentang rival Susy Susanti asal China, Ye Zhaoying, akan dibahas dalam artikel ini. Yuk, langsung saja simak sampai tuntas.

Kisah haru Ye Zhaoying, yang menjadi sorotan karena diduga terlibat dalam pengaturan skor saat semifinal Olimpiade Sydney 2000, memiliki cerita yang penuh liku.

Pada ajang Olimpiade Sydney 2000, Ye Zhaoying menghadapi sesama pemain China, Gong Zhichao, dalam semifinal tunggal putri.

Dalam pertandingan tersebut, Ye Zhaoying tampak sengaja kalah dengan skor 11-8 dan 11-8, sebuah kejadian yang memicu spekulasi dan kontroversi.

Ternyata, keputusan untuk mengalah ini bukanlah keinginan Ye Zhaoying, melainkan perintah dari Federasi Bulu Tangkis China.

Mereka menilai bahwa Gong Zhichao memiliki peluang lebih besar untuk meraih medali emas dibandingkan Ye Zhaoying.

Ye Zhaoying mengungkapkan kepada TV2, “Mereka meminta saya untuk tidak menunjukkan bahwa saya sengaja kalah. Penting agar saya tidak membuat Gong Zhichao kelelahan, jadi saya harus kalah dalam dua set langsung.”

Dia menambahkan, “Pertandingan tidak boleh berlanjut hingga tiga set karena Zhichao akan terlalu lelah.”

Tindakan ini terbukti efektif, karena Gong Zhichao akhirnya memenangkan medali emas setelah mengalahkan Camilla Martin dari Denmark dengan skor 13-10 dan 11-3.

Namun, keputusan tersebut berdampak besar bagi Ye Zhaoying. Usahanya untuk mencari keadilan setelah Olimpiade berakhir dengan kekecewaan.

Nama Ye Zhaoying bahkan dihapus dari catatan sejarah bulu tangkis China dan tidak dapat ditemukan di mesin pencari China seperti Baidu. Setelah Olimpiade, Ye Zhaoying memutuskan untuk pensiun dari bulu tangkis pada usia 26 tahun.

Setelah pensiun, Ye Zhaoying menikah dengan Hao Haidong, mantan pesepakbola China dan salah satu pencetak gol terbanyak di masa jabatannya.

Keberanian Ye Zhaoying untuk mengungkapkan kecurangan dan melawan rezim China mengakibatkan mereka dijauhi oleh keluarga dan masyarakat di China.

Keduanya kini hidup dalam pengasingan dengan status sebagai Persona non grata. Saat ini, Ye Zhaoying dan Hao Haidong diketahui tinggal di Spanyol.

Meski mengalami berbagai tantangan, mereka tetap terlihat bahagia. Terbaru, pada 5 Juni 2023, Ye Zhaoying mengunggah foto di Instagram yang menunjukkan kebersamaan dan kebahagiaan mereka.