beritane.com
beritane.com

Kemelut Rekrutmen Marshal MotoGP Mandalika 2024 dan Tanggapan Kasus Kutipan

Avatar photo
Marshal MotoGP Mandalika

Beritane.com – Kemelut rekrutmen Marshal MotoGP Mandalika 2024 dan tanggapan kasus kutipan uang tersaji di dalam artikel ini. Yuk simak sampai tuntas.

Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) baru-baru ini mengadakan rapat dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membahas persiapan MotoGP Mandalika, termasuk isu mengenai kasus pemalakan terhadap kandidat marshal atau relawan.

Troy Reza Warokka, Chairman MotoGP Mandalika sekaligus Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ITDC, mengungkapkan bahwa proses seleksi marshal untuk MotoGP Mandalika tidak memungut biaya sama sekali.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap individu-individu yang mencoba memanfaatkan situasi dengan meminta biaya secara ilegal.

“Kami baru saja mengadakan rapat koordinasi dengan perangkat Pemprov NTB, termasuk PJ Gubernur dan Sekda, untuk membahas isu pemalakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dalam proses rekrutmen relawan,” ujar Troy dalam wawancaranya dengan detikOto pada Selasa (3/9).

“Tentunya, rekrutmen relawan ini tidak memerlukan biaya apa pun. Kami pastikan bahwa semua proses ini gratis dan tidak ada biaya yang dikenakan,” tambahnya.

Menurut Troy, antusiasme masyarakat untuk menjadi relawan di MotoGP Mandalika semakin meningkat. Tidak hanya warga NTB yang menunjukkan minat, tetapi juga calon relawan dari luar pulau, seperti Jakarta dan sekitarnya.

“Kami melihat banyak pelamar dari luar NTB, termasuk dari Jakarta. Ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap kesempatan ini,” kata Troy.

Sebelumnya, detikOto melaporkan bahwa ITDC menemukan adanya praktik rekrutmen berbayar yang merugikan calon marshal. ITDC mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dengan tawaran semacam itu.

Tahun lalu, marshal MotoGP Mandalika mendapatkan upah sebesar Rp 150 ribu per hari dengan jam kerja 11 jam, serta jatah makan tiga kali sehari.

Meskipun upahnya relatif kecil, posisi ini tetap diminati karena relawan akan menerima sertifikat resmi dari Dorna Sport, yang diakui secara internasional.

Marshal MotoGP memegang peran penting selama balapan, seperti memastikan lintasan tetap bersih dan aman, mengibarkan bendera, menjaga area pit lane dan starting grid, serta membantu pebalap yang mengalami kecelakaan.

Troy Reza Warokka menjelaskan bahwa meski posisi marshal menuntut tanggung jawab yang besar, sertifikat dari Dorna Sport merupakan nilai tambah yang signifikan bagi para relawan.

“Sertifikat ini adalah pengakuan internasional atas kemampuan mereka,” jelasnya.

Untuk menjadi marshal, calon relawan harus melewati beberapa tahap, termasuk pendaftaran, verifikasi data, tes, dan wawancara.

Seluruh proses ini dilakukan secara gratis, dan Troy menekankan pentingnya menghindari rekrutmen berbayar yang meresahkan.