beritane.com
beritane.com

Kekecewaan Pemenang Lomba Panjat Pinang Berhadiah Janda Muda di Cianjur

Avatar photo
Lomba Panjat Pinang Berhadiah Janda

Beritane.com – Seorang pria di Cianjur, Jawa Barat, mengalami kekecewaan mendalam setelah memenangkan lomba panjat pinang berhadiah janda muda.

Acara lomba panjat pinang berhadian janda muda yang viral ini ternyata menyimpan kejutan tak terduga bagi para peserta yang memenangkan perlombaan.

Beberapa waktu lalu, lomba panjat pinang berhadiah janda muda di Cianjur menarik perhatian warganet. Bahkan videonya sampai viral di berbagai media sosial.

Dalam perlombaan yang diadakan pada 17 Agustus tersebut, sebanyak 27 pria yang dibagi dalam sembilan kelompok bertanding untuk mendapatkan hadiah utama.

Mereka harus melewati rintangan berupa batang pohon pinang sepanjang 10 meter dengan kemiringan hampir 20 derajat yang terpasang di tengah kolam.

Meskipun lomba ini unik dan menyita perhatian publik, pemenang lomba, yang berhasil meraih hadiah utama, mengalami kekecewaan setelah mengetahui sosok di balik hadiah tersebut.

Hadiah yang disebut-sebut sebagai “janda muda” ternyata bukanlah seorang wanita melainkan seorang pria yang didandani seperti wanita.

Haris Iskandar, Ketua Panitia 17 Agustus di Cianjur, mengungkapkan bahwa sosok “janda muda” adalah seorang pria yang sengaja didandani dengan kebaya merah dan payung merah untuk menarik perhatian peserta.

Pria tersebut hanya berperan sebagai hadiah dan bukan janda yang sesungguhnya.

“Hadiah ‘janda muda’ itu sebenarnya adalah seorang laki-laki yang kami dandani untuk menambah kehebohan acara. Kami ingin menambahkan elemen kejutan dan humor dalam lomba ini,” ujar Haris.

Meski demikian, pemenang lomba tetap mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 250 ribu. Selain itu, panitia juga menyediakan kupon undian yang dapat ditukar dengan berbagai hadiah menarik seperti peralatan rumah tangga.

Lomba panjat pinang ini tidak hanya berfokus pada hadiah yang mengejutkan, tetapi juga merupakan bagian dari rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI yang meliputi berbagai perlombaan tradisional seperti menangkap tikus putih dengan mata tertutup.

Haris Iskandar mengaku bahwa ide untuk hadiah “janda muda” muncul dari seorang anggota panitia, Elin Rismayanti, dalam rapat persiapan acara.

Meskipun kontroversial, acara ini berhasil menarik perhatian dan menciptakan suasana meriah dalam perayaan kemerdekaan.

“Acara ini sukses menciptakan kegembiraan dan kebersamaan di antara warga. Kami tidak menyangka ide kreatif ini akan menjadi viral,” tambah Haris.

Dengan berbagai perlombaan yang diadakan, acara ini tetap menjadi bagian penting dari perayaan HUT Kemerdekaan RI dan terus memikat perhatian warga setempat.