Beritane.com – Kasus penembakan yang diduga terkait perselingkuhan dan melibatkan oknum istri anggota Polri telah ramai diperbincangkan di media sosial.
Berita ini mengklaim terjadi di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Menanggapi viralnya video dan berita tersebut, Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Kabar itu adalah hoaks. Kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah Morowali,” ujar AKBP Suprianto. Ia menambahkan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Morowali saat ini tetap aman dan kondusif.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak valid. “Mari kita jaga keamanan dan kedamaian, terutama menjelang Pilkada 2024,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf Alzaki, juga memberikan klarifikasi mengenai berita serupa.
Letkol Inf Alzaki menyatakan bahwa pihaknya telah menyelidiki isu kasus penembakan perselingkuhan tersebut dan memastikan bahwa tidak ada kejadian seperti yang diberitakan di Bahodopi atau di wilayah kerja Kodim 1311/Morowali.
“Informasi tersebut tidak berdasar dan menyesatkan. Kami telah memeriksa dengan cermat dan tidak ada laporan mengenai kejadian tersebut,” tegas Dandim.
Dandim Alzaki menjelaskan bahwa video yang beredar kemungkinan berasal dari negara lain yang menghadapi masalah serius dengan peredaran narkoba, dan bukan dari Indonesia.
“Video ini ternyata dari negara lain, bukan dari Morowali atau bahkan Indonesia,” tambahnya.
Dandim juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita yang belum terverifikasi dan untuk tidak menyebarluaskan informasi yang dapat menimbulkan keresahan.
“Selalu konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak berwenang jika ada informasi yang meragukan,” ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kodim 1311/Morowali berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta memastikan setiap informasi yang beredar dapat diklarifikasi secara akurat dan sesuai fakta.
