Beritane.com – Pada 4 September 2024, tampilan awal Google Doodle menampilkan gambar tenis kursi roda sebagai bagian dari perayaan Paralimpiade 2024 di Paris.
Setelah berakhirnya Olimpiade, Paris kini menjadi tuan rumah pesta olahraga khusus bagi penyandang disabilitas, yaitu Paralimpiade.
Salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Paralimpiade adalah tenis kursi roda. Meskipun aturan dasar permainan tenis kursi roda mirip dengan tenis umum, ada perbedaan signifikan yang membedakannya.
Seperti dijelaskan oleh laman sports.org.au, perbedaan utama adalah bahwa pemain tenis kursi roda diperbolehkan memantulkan bola dua kali sebelum melakukan pukulan.
Tenis kursi roda dipertandingkan dalam dua format: tunggal (satu lawan satu) dan ganda (dua pasangan). Pemenang pertandingan ditentukan oleh pemain pertama yang meraih kemenangan dalam dua set.
Untuk berkompetisi dalam cabang olahraga ini, para atlet harus memenuhi beberapa kriteria baku yang mengacu pada tingkat kecacatan mereka:
Jenis Kecacatan
Para peserta tenis kursi roda harus memiliki cacat fisik permanen yang mempengaruhi mobilitas atau kemampuan bergerak yang didiagnosis secara medis. Kecacatan tersebut biasanya mengakibatkan hilangnya fungsi signifikan pada salah satu atau kedua kaki.
Klasifikasi
Atlet tenis kursi roda dikategorikan dalam dua kelas berdasarkan kemampuan gerak tubuh mereka, yaitu Open dan Quad.
- Kelas Open: Diperuntukkan bagi pemain yang mengalami kehilangan fungsi permanen atau substansial pada satu atau kedua kaki, namun tidak mengalami gangguan pada fungsi tubuh bagian atas.
- Kelas Quad: Ditujukan untuk atlet dengan cacat fisik permanen yang mengakibatkan kehilangan gerakan signifikan pada salah satu atau kedua kaki serta salah satu atau kedua lengan. Pengklasifikasian dilakukan oleh panelis atau tim penilai yang mengevaluasi gerakan atlet selama latihan, pemanasan, pertandingan, serta berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan fisik.
Dengan penyelenggaraan Paralimpiade yang meriah, tenis kursi roda menjadi salah satu dari banyak cabang olahraga yang menonjolkan kemampuan luar biasa para atlet penyandang disabilitas. Google Doodle hari ini mengapresiasi dan merayakan semangat dan dedikasi para atlet dalam cabang olahraga ini.













