Francesco Bagnaia Menilai Kemenangan Marc Marquez Dipengaruhi Hujan

Francesco Bagnaia

Beritane.comFrancesco Bagnaia memberikan tanggapan terkait kemenangan Marc Marquez di MotoGP San Marino, yang berlangsung pada Minggu.

Bagnaia menyatakan bahwa hujan yang turun selama balapan menjadi faktor kunci dalam kemenangan Marquez. Menurutnya, tanpa kondisi hujan, Marquez kemungkinan besar akan finis di belakangnya.

Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP San Marino, hanya seminggu setelah meraih posisi pertama di MotoGP Aragon.

Balapan di Misano kali ini penuh drama, terutama saat hujan turun dan bendera putih dikibarkan. Beberapa pebalap terpaksa jatuh dan banyak yang memilih untuk mengganti motor mereka.

Kondisi ini memberikan keuntungan bagi pebalap yang berada di posisi belakang, termasuk Marquez, yang memanfaatkan momen tersebut untuk melonjak ke posisi depan dan akhirnya merebut posisi Francesco Bagnaia, yang sebelumnya memimpin balapan.

Setelah balapan berakhir, Marquez berhasil mempertahankan posisinya dan mengulang kesuksesan dari MotoGP Aragon. Bagnaia mengakui bahwa hujan memainkan peran penting dalam kemenangan Marquez.

“Tanpa hujan hari ini, Marquez mungkin akan finis di belakang saya. Dari posisi start-nya, dia sangat kuat akhir pekan ini. Dalam kondisi normal, dia mungkin berada di antara saya dan Martin. Dia memang seorang pebalap berani dalam berbagai kondisi,” ujar Bagnaia, seperti dikutip dari Motosan pada Senin (9/9/2024).

Bagnaia juga mengungkapkan bahwa ia masih belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang didapatnya setelah insiden dengan Alex Marquez di Aragon pekan lalu. Cedera tersebut membuatnya kesulitan dalam mengendalikan motor.

Dengan hasil di MotoGP San Marino, Marquez semakin mendekati posisi teratas klasemen sementara. Saat ini, Marquez berada di posisi ketiga dengan 259 poin, tertinggal 53 poin dari Jorge Martin dan 46 poin dari Bagnaia. Kesempatan Marquez untuk meraih gelar juara dunia masih terbuka lebar.

“Saya tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Lihat saja bagaimana situasi saya; kemarin saya tertinggal 26 poin dari Martin dan sekarang hanya 7 poin. Poin bisa sangat cepat berubah. Dari perspektif matematika, kami tidak boleh mengesampingkan siapa pun. Marc telah memenangkan dua balapan terakhir, dan meski Bastianini juga bersaing, mereka berdua harus berjuang hingga akhir untuk meraih gelar,” kata Bagnaia.

Exit mobile version