beritane.com
beritane.com

Arti Yura Viral di TikTok Bikin Penasaran Warganet

Avatar photo
Arti Yura Viral

Beritane.com – Belakangan ini banyak sekali yang mencari tahu arti Yura viral di TikTok. Karena kebanyakan warganet pada penasaran dengan arti yura viral.

Istilah ‘ga bisa Yura’ menjadi viral di media sosial, terutama di TikTok dan Instagram. Istilah ini sering digunakan oleh netizen dalam video pendek mereka.

Namun, apa sebenarnya makna di balik frasa arti yura viral? Berdasarkan informasi dari akun Instagram Yura Yunita, tren ini dimulai dari kolaborasi antara Yura Yunita dan band legendaris Dewa 19.

Dalam proyek tersebut, Yura meng-cover lagu “Risalah Hati” yang ditulis oleh Ahmad Dhani. Lagu ini memiliki lirik yang berbunyi, “aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta.”

Lirik tersebut menginspirasi netizen untuk membuat versi unik dengan menambahkan backsound dari lagu “Risalah Hati” yang dinyanyikan oleh Yura Yunita.

Versi ini sering disertai dengan video singkat yang menggambarkan perasaan atau curhatan seseorang yang merasa tidak mampu mengubah perasaan orang lain, seperti yang dinyatakan dalam lirik tersebut.

Yura Yunita sendiri tampaknya tidak menyadari bahwa kolaborasinya dengan Dewa 19 telah menjadi viral.

Namun, dia merespons tren ini dengan sikap santai di akun Instagram-nya. “Bukan gabisa, tapi belum bisa,” tulis Yura dalam salah satu caption postingannya @yurayunita.

Dalam postingan lainnya, Yura Yunita memberikan semangat kepada netizen dengan guyonan ringan. “Bisa ya? Ular aja berbisa. Kamu kenapa ga bisa?” tulisnya.

Komentar netizen di akun Instagram Yura Yunita pun menjadi sorotan. Beberapa di antaranya mengungkapkan perasaan mereka melalui komentar yang mengandung frasa ‘ga bisa Yura’.

Contohnya, @flo0wer_binn menulis, “gabisa yura, bukan aku tujuannya,” sementara @achaapattikawa_ mengatakan, “ga bisa yura, pemenangnya masa lalu dia.”

Yura Yunita mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang terus mendukung karyanya, terutama mereka yang telah menggunakan tren ‘ga bisa Yura’ untuk menyampaikan perasaan mereka.